Tampilkan postingan dengan label KELAS : TK 20 A. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KELAS : TK 20 A. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2022

WATERFALL

1. Sejarah dan tahapan model waterfall

 

Sejarah Model Waterfall

Penggunaan metode waterfall pertama kali diperkenalkan oleh Herbert D. Benington di Symposium on Advanced Programming Method for Digital Computers pada tanggal 29 Juni 1956. Presentasi tersebut menjelaskan tentang pengembangan perangkat lunak untuk SAGE (Semi Automatic Ground Environment).

 

Pada tahun 1983, dipresentasikan kembali oleh Benington dan menjelaskan tentang fase – fase dalam proses pengembangannya. Dan pada tahun 1985, Departemen Pertahanan Amerika Serikat juga menggunakan metode ini dengan beberapa tahapan yang digunakan, terdiri dari 6 fase, yaitu: Preliminary design, Detailed design, Coding and unit testing, Integration, dan Testing.

 

Tahapan Model Waterfall

Setelah mengetahui apa itu metode waterfall, selanjutnya masuk pada pembahasan mengenai tahapan metode waterfall.

 

1. Requirement

Tahapan metode waterfall yang pertama adalah mempersiapkan dan menganalisa kebutuhan dari software yang akan dikerjakan. Informasi dan insight yang diperoleh dapat berupa dari hasil wawancara, survei, studi literatur, observasi, hingga diskusi.

 

Biasanya di dalam sebuah perusahaan, tim analis akan menggali informasi sebanyak – banyaknya dari klien atau user yang menginginkan produk beserta dengan kebutuhan sistemnya. Selain itu, juga dapat mengetahui setiap batasan dari perangkat lunak yang akan dibuat.

 

2. Design

Tahap yang selanjutnya adalah pembuatan desain aplikasi sebelum masuk pada proses coding. Tujuan dari tahap ini, supaya mempunyai gambaran jelas mengenai tampilan dan antarmuka software yang kemudian akan dieksekusi oleh tim programmer.

 

Untuk proses ini, akan berfokus pada pembangunan struktur data, arsitektur software, perancangan interface, hingga perancangan fungsi internal dan eksternal dari setiap algoritma prosedural. Tim yang mengerjakan tahap ini, biasanya lebih banyak menggunakan UI/UX Designer, atau orang yang memiliki kemampuan dalam bidang desain grafis atau Web Designer.

 

3. Implementation

Tahapan metode waterfall yang berikutnya adalah implementasi kode program dengan menggunakan berbagai tools dan bahasa pemrograman sesuai dengan kebutuhan tim dan perusahaan. Jadi, pada tahap implementasi ini lebih berfokus pada hal teknis, dimana hasil dari desain perangkat lunak akan diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman melalui tim programmer atau developer.

 

Di dalam tahap pengembangan, biasanya dibagi lagi menjadi 3 tim yang memiliki tugas yang berbeda. Pertama ada front end (untuk client side), backend (untuk server side), dan full stack (gabungan antara front end dan backend). Selain itu, pada tahap ini juga dilakukan pemeriksaan lebih dalam terkait dengan modul yang sudah dibuat, apakah berjalan dengan semestinya atau tidak.

 

4. Integration & Testing

Tahap yang keempat, masuk dalam proses integrasi dan pengujian sistem. Pada tahap ini, akan dilakukan penggabungan modul yang sudah dibuat pada tahap sebelumnya. Setelah proses integrasi sistem telah selesai, berikutnya masuk pada pengujian modul.

 

Yang bertujuan untuk mengetahui apakah perangkat lunak sudah sesuai dengan desain, dan fungsionalitas dari aplikasi apakah berjalan dengan baik atau tidak. Jadi, dengan adanya tahap pengujian, maka dapat mencegah terjadinya kesalahan, bug, atau error pada program sebelum masuk pada tahap produksi. Orang yang bertanggung jawab untuk melakukan testing adalah QA (Quality Assurance) dan QC (Quality Control).

 

5. Operation & Maintenance

Tahapan metode waterfall yang terakhir adalah pengoperasian dan perbaikan dari aplikasi. Setelah dilakukan pengujian sistem, maka akan masuk pada tahap produk dan pemakaian perangkat lunak oleh pengguna (user). Untuk proses pemeliharaan, memungkinkan pengembang untuk melakukan perbaikan terhadap kesalahan yang ditemukan pada aplikasi setelah digunakan oleh user.

 

Jadi, pada intinya model waterfall ini dalam proses pemakaiannya mengikuti prinsip dari air terjun. Dimana setiap pekerjaan akan dilakukan secara berurutan mulai dari atas hingga ke bawah. Hal tersebut yang merupakan karakteristik dari SDLC ini.


2.Kelebihan dan Kekurangan Model Waterfall

Kelebihan

Salah satu kelebihan dalam metode ini adalah dengan model pengerjaannya yang linear, sehingga meminimalisir kesalahan. Selain itu, pengerjaan yang terstruktur dan terlihat jelas arahnya, membuat metode ini juga bisa menjadi pilihan yang cocok dalam pengembangan software.

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan yang ada dalam model waterfall ini.

Sistem rangkaian jelas

Memiliki alur yang jelas, membuat pengerjaan proyek akan semakin mendetail. Dengan begitu, kesalahan bisa dikurangi. Semakin terperinci tugas yang akan dikerjakan, maka semakin kecil juga potensi kesalahan yang akan dilakukan.

Gambaran akhir yang jelas                                                                                                                    

Pada tahap awal pengembangan melalui metode ini, dibutuhkan analisa data yang jelas dan lengkap. Hal tersebut membuat proyek memiliki tujuan akhir yang jelas. Dengan begitu, tentu produk yang dihasilkan akan setia pada konsep awal.

Baik dalam dokumentasi

Salah satu kelebihan yang ada dalam model ini adalah baik dalam dokumentasi. Karena hal tersebut, setiap progres dan informasi bisa tercatat dan dapat diakses oleh pengembang yang lain.


Kekurangan

Dalam model ini, pengembangan software juga memiliki kekurangan. Salah satu kekurangan yang ada adalah dengan tidak fleksibelnya pengerjaan sebuah proyek. Karena pengerjaan yang linear, sulit untuk banyak melakukan perubahan dari konsep awal .Jadi jika ada informasi yang tidak terdokumentasi, maka mustahil untuk dilakukan perubahan.

Berikut ini merupakan beberapa kekurangan yang ada dalam model waterfall ini

Tidak fleksibel

Jika klien memiliki perubahan visi di tengah jalan, tentu akan sulit bagi pengembang untuk merubahnya. Pengerjaan yang linear memaksa hasil akhir harus setia dengan konsep di awal.

Memakan waktu yang lama                                                                                                          

 Pengerjaan yang linear dan struktural tersebut, memaksa proses yang dilakukan menjadi lama. Pengerjaan yang tidak bisa dilakukan secara paralel, tentu bisa lebih memakan banyak waktu.

Potensi kenaikan biaya yang besar

Karena produk software baru bisa dilihat setelah hasil akhirnya jadi, maka jika ada rasa tidak puas dan revisi dari klien, dibutuhkan pengerjaan ulang. Karena pengulangan tersebut tentu biaya dan tenaga yang dikeluarkan akan lebih besar

3.Contoh penggunaan model waterfall

 

Contoh Metode Waterfall Sistem Informasi

Berikut ini adalah contoh penerapan metode waterfall pada sistem informasi alumni pada sebuah SMK

No

Tahapan 

Uraian 

1

Alasan menggunakan waterfall

Karena kebutuhan pihak sekolah telah jelas

2

Analisis

Analisis kebutuhan dilakukan dengan cara mewawancarai coordinator BK SMK A. Dari wawancara didapatkan data-data seputar alumni, seperti : total alumni yang lulus, alumni yang bekerja, dan alumni yang melanjutkan studi

3

Desain

Perancangan sistem menggunakan ERD seperti Use Case dan Sequence

4

Implementasi

Sistem informasi akan dibuat menggunakan bahasa pemrograman PHP dengan Framework CodeIgninter.

5

Pengujian Sistem

Pengujian dilakukan pada aspek fungsionalitas kepada ahli sistem informasi, petugas administrator dan alumni langsung.

6

Maintenance

Pemeliharaan akan dilakukan apabila ada update fitur atau memperbaiki kesalahan yang ditemukan pada saat sistem digunakan langsung oleh user.

 

 

Sumber :  1.https://badoystudio.com/metode-waterfall/

                2.https://nucareer.id/article/detail/kelebihan-dan-kekurangan-metode-waterfall-begini-cara-                       kerjanya

                3. https://www.sekawanmedia.co.id/blog/metode-waterfall/


Selasa, 01 Maret 2022

ANALISIS DAN DESAIN SISTEM

- Latar Belakang

    Menurut buku (Hartono, 1989) analisis sistem (System analysis) adalah penguraian dari suatu sistem informasi yang utuh kedalam bagian-bagian komponennya dengan maksud untuk mengindentifitasikan dan mengevaluasi permasalahan-permasalahan, kesempatan-kesempatan, hambatan-hambatan yang terjadi dan kebutuhan-kebutuhan yang diharapkan sehingga dapat diusulkan perbaikan-perbaikannya. Informasi tentang kebutuhan sistem informasi yang diperlukan untuk menghasilkan perencanaan sistem informasi yang dapat mendukung sistem informasi berbasis web pada Crown Christian School dengan database terintegrasi. Dari hasil 20 21 penelitian disimpulkan bahwa diperlukan basis data untuk menyimpan data-data calon siswa baru, informasi visi misi dan strategi tujuan sekolah dan informasi pendaftaran. Dengan adanya aplikasi web ini, diharapkan dapat meminimalkan penggunaan dokumen kertas, meminimalkan terjadinya kehilangan dokumendokumen. Disamping itu seluruh proses yang ada menjadi lebih efisien dan efektif serta dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh calon siswa baru menjadi lebih cepat dan akurat.

- Manfaat Analisis dan Desain Sistem

Manfaat analisis sistem informasi yakni utuk merancang sistem baru maupun menyempurnakan sistem yang sudah ada sebelumnya. Berikut ini, tujuan dari analisis keuangan diantaranya yakni :

  • Kita dapat Membuat keputusan jika sistem saat ini bermasalah ataupun juga tidak berfungsi dengan baik & hasil analisisnya akan digunakan sebagai dasar untuk memperbaiki sistem.
  • Mengetahui ruang lingkup pekerjaan yang akan dapat ditandatangani
  • Mengidentifikasi masalah atau mencari pemecah masalahnya
  • Mempelajari sistem yang sedang berjalan saat ini.
  • Memberikan pelayanan kebutuhan informasi kepada fungsi manajerial di dalam pengendalian pelaksanaan kegiatan operasional perusahaan
  • Membantu para pengambil keputusan
  • Mengevaluasi sistem yang telah ada
  • Merumuskan tujuan yang ingin dicapai berupa pengolahan data maupun pembuatan laporan baru
  • Menyusun suatu tahap rencana pengembangan sistem

- Kasus Kegagalan Perang Lunak

Akan tetapi banyak juga terjadi kegagalan suatu perangkat lunak bahkan menimbulkan kerusakan dan kematian, seperti pada kasus-kasus berikut
  • Pada tahun 1988 kapal perang USS Vincennes menempak jatuh pesawat komersil Airbus 320 yang disebabkan oleh output program pelacakan yang ditampilkan tidak jelas.
  • Kesalahan diagnosa pada perangkat lunak medis yang menyebabkan kematian.
  • Sistem peringatan radar kapal yang mengidentifikasi roket Excocet sebagai teman yang mengakibatkan kapal The British Destroyer tenggelam.
  • Therac 25 merupakan perangkat terapi radiasi medis yang bekerja dengan sistem terkomputerisasi. Pada tahun 1985 hingga 1987 terdapat 6 kali kecelakaan akibat overdosis radiasi yang dihasilkan oleh alat tersebut hingga mengakibatkan kematian dan luka serius. Sistem keamanan dari Therac25 ini lebih mengandalkan perangkat lunak bukan pada perangkat keras sementara pengujian keamanan yang dilakukan lebih ke arah perangkat keras dan tidak ke perangkat lunak sehingga mengakibatkan kesalahan perangkat lunak terutama system engneering.
  • Pada tahun 2003, dimana listrik mati di amerika timur dan sebagian kanada selama lebih dari sehari sebenarnya listrik sudah dapat menyala dalam dua jam namun dikarenakan fungsi alarm dalam software manajemen listrik tidak bekerja.
  • Pada tahun 1962, roket milik eropa terpaksa diledakan setelah tiga menit lepas landas karena komputer pengendali mengatakan bahwa roket dalam keadaan tidak terkendali, oleh karena itu untuk menghindari resiko yang lebih besar maka roket tersebut diledakan secara paka. Padahal sebetulnya roket tersebut baik-baik saja. Kesalahan komputer dalam memberikan informasi diakibatkan kesalahan program perangkat lunak yang digunakan. Diketahui kesalahan program  disebabkan programmer lupa memasukan tanda bar di atas simbol tertentu unuk menunjukan nilai rata-rata.
  • Pada tahun 1996, roket Arienne 5 keluar jalur dan meledak hanya 40 detik setelah diluncurkan. Penyebabnya dimana terjadi overflow saat mengkonversi sebuah nilai floating 64 bt yang berkaitan dengan kecepatan horisontal roket 16 bit. Angkanya lebih besar 32,767 nilai integer yang bia diimpan di 16 bit sehingga mengakibatkan konveri gagal.
  • Pada tahun 1991, militer Amerika gagal dalam mengantisipasi roket Irak sehingga menghantam barak tentara. Hal ini disebabkan pada kesalahan perhitungan waktu sejak booting yang berakibat pada kesalahan aritmetik komputer sehingga waktu yang terukur di alat lebih lama dibandingkan dengan kenyataanya.

- Penyebab Kegagalan Perangkat Lunak

Dari beberapa kasus tersebut dan penyebab kegagalan sebuah perangkat lunak disebabkan oleh beberapa faktor dan hal, diantaranya

  • Analisa sistem yang kurang baik merupakan penyebab kegagalan yang sering terjadi, dimana perangkat lunak umumnya tidak bisa memenuhi fungsi dan tugasnya. Salah satu penyebabnya dimana pengguna kurang terbuka dalam menyatakan kebutuhan sehingga menyulitkan pengembang perangkat lunak untuk menterjemahkan dalam suatu model.
  • Perencanaan yang Buruk termasuk penjadwalan pekerjaan tidak sempurma. Pimpinan proyek termasuk manajer menganggap tidak perlu adanya perencanaan yang matang atau rencana dibuat sembali proyek jalan. Perencaan jadwal kerja yang buruk bisa mengakibatkan tidak ada target yang harus dicapai pada waktu tertentu sehingga waktu yang dibutuhkan untuk pengembnagnan perangkat lunak menjadi molor dari deadline yang ditetapkan.
  • Perencanaan finansial yang buruk sehingga mengakibatkan ketidakmampuan memprediksi harga dan perubahan.
  • Arsitektur perangkat lunak kurang bagus, arsitektur perangkat lunak harus mempunyai kemampuan beradaptasi dengan rencana jangka panjang maupun perubahan-perubahan yang dibutuhkan.
  • Terlambat mengetahui tanda-tanda kegagalan perangkat lunak, sinyak kegagalan terkadang teah mucul dari awal hanya saj tidak satupun yang memahaminya atau tidak diperbaiki, sehingga ketika tanda-tanda tersebut semakin jelas dan membesar, proyek sulit diselamatkan lagi dan membutuhkan waktu yang lebih banyak lagi.
  • Kegagalan komunikasi dan konflik antar stakeholder, kegagalan komunikasi bisa terjadi baik antar pengembang perangkat lunak ataupun antar stakeholder.

Jumat, 21 Mei 2021

SEJARAH PERKEMBANGAN RAM DARI WAKTU KE WAKTU

 

RAM Komputer: Sejarah dan Perkembangannya Dari Waktu ke Waktu


RAMmerupakan salah satu bagian atau lebih tepatnya komponen penting dalam sebuah perangkat komputer. Tidak hanya pada komputer PC, RAM juga dibutuhkan diberbagai perangkat eletronik lain seperti laptop hingga smartphone.

RAM merupakan singkatan dari Random Access Memory. RAM merupakan sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini tentu berlawanan dengan alat memori urut seperti tape magnetic, disk dan drum, dimana gerakan mekanikal dari media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.

Sejarah RAM Komputer

Meski digunakan diberbagai peralatan eletronik, tingkat kebutuhan RAM antar perangkat memiliki tingkat yang berbeda-beda. Ambil contoh, sebuah komputer yang menggunakan OS lama Windows 98. Maka RAM yang digunakan dalam komputer ini tidak akan sama dengan komputer yang menggunakan OS baru Windows 7. Yang perlu diperhatikan semakin berat aplikasi yang dijalankan, maka beban RAM akan semakin besar. Karena pada RAM-lah untuk sementara aplikasi dan data yang tengah kamu gunakan tersimpan tetapi tidak secara permanen.

Komponen ini pertama kali hadir pada tahun 60’an. Saat itu memori semikonduktor belum terlalu populer mengingat harganya yang sangat mahal. Saat itu lebih lazim menggunakan memori utama magnetic. Intel selaku perusahaan semikonduktor memului debutnya dengan memproduksi RAM dengan jenis DRAM. Perkembangan RAM pun berlanjut dengan cukup cepat. Perkembangan ini terjadi untuk menyesuaikan dengan CPU yang juga berkembang.

Perkembangan RAM Hingga saat ini

Sejarah RAM Komputer

Setiap komponen teknologi pasti selalu mengalami perubahan seiring berkembangnya teknologi. RAM pun demikian. Komponen ini mengalami perkembangan baik bentuk, kapasitas hingga kecepatan. Untuk memudahkanmu, berikut sejarah perkembangan RAM hingga kini:

  • Tahun 1834, Charles Babbage mulai membangun pemikiran Analytical Engine, cikal bakal komputer. Perangkat ini hanya menggunakan memori baca dalam bentuk punch card.
  • Tahun 1932, Gustav Tauschek menciptakan memori sederhana di Australia.
  • Tahun 1936, Konrad Zuze mematenkan memori mekanik untuk digunakan dalam komputer. Memori komputer sederhana ini didasarkan pada sliding bagian logam.
  • Tahun 1939, Helmut Schreyer menciptakan sebuah memori prototype menggunakan lampu neon.
  • Tahun 1942, the Atanasoff-Berry Computer memiliki 60-bit kata – kata 50 memori dalam bentuk kapasitor, dipasang pada dua drum bergulis. Untuk memori sekunder menggunakan kartu punch.
  • Tahun 1947 Frederick Viehe Los Angeles, mematenkan penemuan yang menggunakan memori inti magentik.

Perkembangan RAM di Era Modern

  • Beranjak ke era lebih modern, RAM atau Random Access memory ditemukan oleh Robert Dennard dan mulai diproduksi secara besar-besaran oleh Intel pada tahun 1968, jauh sebelum komputer modern pertama dibuat IBM pada tahun 1981. Dari sini lah perkembangan RAM yang kita kenal sekarang bermula. Pada awal diciptakan, RAM hanya membutuhkan tegangan 5 volt untuk dapat berjalan pada frekuensi 4,77 MHZ, dengan waktu akses memori sekitar 200 ns (1ns= 10 detik).
  • Pada tahun 1970, IBM mulai mengembangkan memori yang dinamakan DRAM atau Dynamic Random Access Memory. Penggunaan nama Dynamic karena memori ini pada setiap jeda waktu tertentu, selalu memperbaharui keabsahan informasi atau data yang tersimpan. DRAM sendiri memiliki frekuensi kerja yang bervariasi mulai 4,77 MHz hingga 40 Mhz.
  • Tahun 1987, FPM DRAM ditemukan. FPM memungkinkan transfer data yang lebih cepat pada baris yang sama dari jenis memori sebelumnya. FPM bekerja pada rentang frekuensi antara 16 Mhz hingga 66 Mhz dengan waktu akses sekitar 50ns. Selain itu, FPM mempu mengolah transfer data atau bandwidth sebesar 188,71 MB per detik.
  • Tahun 1995, diciptakan EDO DRAM atau Extended Data Output DRAM. Ini merupakan penyempurnaan dari FPM DRAM. Memori jenis ini dapat mempersingkat read cycle-nya sehingga kinerjanya bisa meningkat hingga 20 %. EDO memiliki waktu akses yang cukup bervariasi mulai 70 ns hingga 50 ns, dan bekerja pada frekuensi 33 Mhz hingga 75 Mhz. Walaupun EDO merupakan versi penyempurnaan FPM, ternyata kedua memori tidak bisa digunakan bersamaan. EDO DRAM sendiri banyak digunakan pada sistem berbasis intel 486 dan kompatibelnya serta Pentium generasi awal.
  • Pada awal 1996 hingga 1997, mulai dikembangkan Synchronous Dynamic Random Access Memory (SDRAM). Ada dua tipe yakni PC66 dan PC100. Keduanya biasa terpasang pada komputer Pentium 2-3 dan membutuhkan tenaga cukup besar.
  • Tahun 1999, hadir DR DRAM atau Direct Rambus DRAM. Memori ini mampu mengalirkan data sebesar 1,6 GB per detiknya.
  • Masih di tahun 1999, dua perusahaan besar microprosesor Intel dan AMD bersaing ketat untuk meningkatkan kecepatan clock pada CPU. Namun, keduanya menemui hambatan ketika meningkatkan RAM. Untuk menyelesaikan masalah ini, dikembangkanlah DDR RAM atau Doubel Date Rate Transfer) yang awalnya dipakai pada kartu grafis. AMD sendiri menjadi perusahaan pertama yang menggunakan DDR RAM pada motherboardnya.
  • Tahun 2000 ke atas, era lahirnya DDR2 RAM. RAM jenis ini menjadi yang paling banyak digunakan di pasaran. Kamu dapat dengan mudah menemukan RAM ini pada komputer Pentium 4 hingga yang diatasnya. Memori ini dipilih karena hanya membutuhkan daya listrik sebesar 1,8 volt sehingga menghemat listri atau tegangan yang masuk ke komputer. RAM jenis ini dikembangkan secara serius pada tahun 2005.
  • Tahun 2007 hingga sekarang muncul DDR3 RAM. Memori jenis ini memiliki kebutuhan daya yang berkurang sekitar 16% dibanding DDR2. Hal ini disebabkan memori jenis ini memakai teknologi 90 nm sehingga hanya membutuhkan tegangan 1.5 volt saja. Memori ini memiliki kecepatan yang baik dibanding memori – memori generasi awal.

Selain berkembang dari sisi kemampuan, teknik pengolahan modul RAM juga berkembang. Dari yang sederhana SIMM hingga RIMM. Berikut penjabarannya.

Minggu, 02 Mei 2021

PERKEMBANGAN SOUND SISTEM

 

Sejarah Perkembangan Sound System

Sejarah Perkembangan Sound System
4 July
2019

Pada zaman dahulu, pidato dan acara musik dikerumuni banyak orang dan orang-orang berebut untuk mendapatkan posisi paling depan sebab belum ditemukan alat pengeras suara. Untuk kepentingan umum saja belum terpenuhi apalagi di sektor hiburan. Berterimakasihlah kepada ilmuwan yang dapat menemukan transducer atau penghantar sinyal suara yang dapat mengeraskan suara dari sumbernya.

Era perkembangan sound system terbagi menjadi beberapa periode seiring berjalannya waktu dan penemuan-penemuan baru ditemukan. Penemuan paling pertama yang dipatenkan adalah milik Ernst Werner von Siemens tentang prinsip kerja moving coil transducer atau transduser dengan koil bergerak di tahun 1874. Kemudian disusul oleh Alexander Graham Bell, lalu dikembangkan kembali oleh Oliver Lodge. Mari menelusuri era perkembangan sound system dimulai dari penemuan pertama hingga temuan mutakhir yang sudah dapat kita nikmati di masa kini.

Ernst Werner von Siemens adalah pria berkewarganegaraan Jerman yang pertama kali menemukan prinsip kerja transduser. Ia mematenkan penemuannya dengan nomor paten 149,797 pada tanggal 14 April 1874. Prinsip kerja yang ditemukan beliau juga dikenal sebagai dynamic. Kemudian, Siemens kembali mematenkan penemuannya pada tanggal 14 Desember 1877 berupa nonmagnetic parchment diaphgram. Penemuan barunya dapat digabungkan dengan penemuan sebekumnya dan melahirkan horn sebagai alat bantu untuk mengeraskan suara. Pada masanya, horn adalah salah satu komponen penting yang digunakan pada pemutar piringan hitam.

Alexander Graham Bell adalah nama yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Pria ini tercatat sebagai penemu telepon, namaun pada dasarnya yang beliau temukan adalah alat untuk mentransmisi suara alias mikrofon pada tahun 1876.

Oliver Lodge mengembangkan moving coil transducer dan memegang hak paten untuk radio.

Magnavox Company adalah perusahaan yang didirikan oleh dua ilmuwan bernama Edwin S. Pridham dan Peter Laurits Jensen pada tahun 1913. Mereka mematenkan penemuan yang disebut dengan radio loudspeaker yang kemudian digunakan pada acara Panama-Pacific Exposition di San Fransisco. Kemudian dikenal, inilah kali pertama cikal bakal sound system. Proyek pertama mereka adalah mengeraskan suara pidato dan musik secara langsung. Magnavox Company memberikan sound systemnya untuk digunakan oleh Thomas Woodrow Wilson, Presiden Amerika Serikat pada tahun 1919 untuk keperluan pidato sambutan dalam acara League of Nations di Balboa Stadium, San Diego.

Dari penemuan-penemuan yang berakar dari penemuan Siemens, kemudian dikembangkan untuk menjadi alat-alat yang dapat digunakan kemudian hari seperti mikrofon, juke box, radio, telepon, speaker aktif, pemecah sinyal suara, dan lain-lain. Kini kita mendapati pengeras suara di mana saja bahkan benda yang sehari-hari kita gunakan pun memiliki pengeras suara seperti ponsel, laptop, dan jam tangan digital.


Apabila belum ditemukan pengeras suara, dapat dibayangkan betapa repotnya kita jika akan mengadakan suatu acara. Keperluan komunikasi di dalam suatu gedung pun akan sulit jika tidak memiliki pengeras suara di tiap sudutnya. Penemuan pengeras suara ini cukup membantu kehidupan manusia dan keperluan sehari-harinya. Mulai dari yang penting hingga sekadar sarana hiburan.

Rangkaian sound system kini telah menjadi suatu kebutuhan yang cukup penting di dalam kehidupan sehari-hari seperti di rumah sakit, sekolah, ataupun gedung-gedung perkantoran. Untuk kebutuhan hiburan juga sound system semakin canggih dan beragam. Mulai dari satu set speaker dengan spesifikasi standar hingga dengan tambahan-tambahan input maupun output transducer untuk memanjakan telinga pendengar.

Perkembangan sound system dari masa ke masa semakin memudahkan manusia untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Bersyukur kita dapat hidup di masa kini sehingga kita tidak perlu repot-repot berdesakan dengan orang-orang hanya untuk mendengar musik lebih jelas, atau sekadar mendengar pidato yang disampaikan dari atas podium. Namun pemakaian speaker aktif di lingkungan rumah juga harus memperhatikan sekitar jangan sampai mengganggu apalagi merusak hubungan antar tetangga hanya gara-gara suara speaker aktif terlalu kencang sehingga membangunkan bayi yang terlelap di malam hari. Gunakanlah sound system secara bijak dan pada tempatnya agar tidak menimbulkan kerugian baik bagi diri sendiri maupun orang lain. Semoga tulisan ini membantu pencarian anda tentang sejarah perkembangan sound system di dunia.

Rabu, 28 April 2021

SEJARAH AWAL MULA KEYBOARD DAN PERKEMBANGANYA

 

Sejarah Awal Mula Keyboard dan Perkembangannya




Apabila berbicara mengenai format dan juga standar dari keyboard saat ini, maka banyak pertanyaan muncul di benak anda, mengapa struktur format dari keyboard saat ini menggunakan format QWERTY, dan bukan menggunakan susunan alphabetic ABCDEF? Well, ada beberapa hal yang mendasari mengapa keyboard diciptakan dengan menggunakan susunan QWERTY. Berikut ini adalah beberapa proses perkembangan dan juga sejarah dari penggunaan format QWERTY pada keyboard.

Berawal dari Penggunaan Mesin Tik

Jauh sebelum sebuah komputer beserta perangkat kerasnya diciptakan dunia sudah mengenal apa yang disebut dengan nama mesin tik. Mesin tik pada masa kejayaannya merupakan salah satu primadona, dimana banyak orang bisa menulis dokumen dengan sangat mudah tanpa perlu menulis secara manual dengan tulisan tangan.

Pada tahun 1868, Cristopher Latham Sholes berhasil menemukan sebuah mesin yang dapat membantu mempermudah pekerjaan manusia dalam membuat dokumen, yaitu mesin tik. Penciptaan mesin tik tentu saja menimbulkan euphoria bagi masyarakat, karena dapat membuat dokumen dengan sangat mudah.

Pada saat ditemukan, mesin tik pada dasarnya sudah mampu mengakomodir proses pengetikan cepat, bahkan konon katanya pengetikan dengan menggunakan mesin tik pada saat itu bisa jauh lebih cepat dibandingkan menggunakan keyboard mesin tik pada jaman modern.

Mesin tik pada saat itu merupakan sebuah inovasi yang sangat berguna dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Mereka tidak perlu lagi menggunakan tulisan tangan untuk membuat laporan, dokumen ataupun surat. Sehingga akam lebih mempersingkat waktu untuk menulis apapun dengan menggunakan mesin tik.

Pada saat pertama kali diciptakan, ternyata mesin tik tersebut tidak menggunakan papan keyboard QWERTY. Penggunaannya masih menggunakan urutan alphabetic yang sedikit diacak, disesuaikan dengan karakter mana yang banyak ditulis. Dengan adanya keyboard macam ini, maka user bisa menulis dengan lebih cepat dan efisien.

Meskipun keyboard pada mesin tik yang pertama bukan menggunakan QWERTY, dan bisa membantu menulis dan mengetik menjadi lebih cepat, namun ternyata timbul masalah, dimana ketika penulis mengetik terlalu cepat, hal tersebut seringkali menyebabkan mekanisme di dalam mesin tik saling tumpang tindih dan nyangkut satu sama lain. Karena itu, Sholes pun mulai merubah dan mengacak susunan kata – kata dan juga karakter dari mesin tik itu sendiri.

Penggunaan Keyboard pada Saat Ini

Saat ini, penggunaan keyboard menggunakan jenis keyboard yang sudah terstandarisasi oleh ISO (International Standardized Organization) dengan layout berupa QWERTY. QWERTY mengacu pada 5 huruf pertama yang berada pada sisi kiri keyboard anda. Karena merupakan jenis yang sudah distandarisasi secara internasional, maka hampir semua keyboard di dunia menggunakan format qwerty ini.
Penggunaan keyboard QWERTY terdiri banyak sekali tombol, mulai dari ke-26 tombol alphabet, 10 tombol numeric, 12 tombol fungsi, 4 tombol arrow, dan sisanya adalah tombol fungsi lainnya seperti Ctrl, Alt, Backspace, Esc, Home, dan masih banyak lagi. Itu adalah tombol-tombol standar pada sebuah keyboard QWERTY konvensional.

Pada beberapa jenis keyboard lainnya, seperti keyboard untuk gaming, terdapat banyak fungsi yang lebih kompleks lagi, yang mendukung keperluan gaming. Begitu pula dengan desain, diman keyboard design dan juga gaming sengaja dibuat khusus untuk mempermudah melakukan control bagi usernya.

Faktor Fisiensi dari Proses Mengetik

Dari hasil kerja dan mengacak – acak karakter pada sebuah mesin tik tersebut, maka akhirnya didapatkanlah sebuah kombinasi acak yang dapat meningkatkan efisiendi dari penggunaan sebuah mesin tik. Hasil rombakan itula yang kita kenal saat ini dengan nama QWERTY. QWERTY memungkinkan penulis mengetik dengan cepat namun dapat megngurangi gangguan mekanisme dari mesin tik secara signifikan.

Pemilihan Tombol yang Paling Sering Digunakan

Penggunaan QWERTY pada saat diciptakan pada dasarnya mengacu pada perhitungan efisiensi waktu mengetik, dan juga tombol – tombol serta huruf mana saja yang sering digunakan, dan juga jarang digunakan. Hal ini membuat beberapa huruf yang sering digunakan dalam satu kata atau kalimat dibuat agar tidak bersebelahan atau berdekatan, sehingga dapat meminimalisir gangguan mekanisme mesin tik.

Begitupun sebaliknya, tombol yang merepresentasikan penggunaan huruf atau karakter yang jarang digunakan diletekan agak terpencil, terlihat dari peletakan huruf z dan juga x yang sulit dijangkau, karena memang huruf tersebut jarang digunakan.

Pada saat jaman komputer sudah mulai banyak digunakan, keyboard mulai banyak diproduksi. Pada awa masa penggunananya, produksi dan juga penggunaan dari sebuah keyboard masih menggunakan kabel klasik, yaitu kabel dengan port Ps/2 (baca juga mengenai fungsi port pada komputer). Namun demikian, seiring dengan perkembangan masa, maka penggunaan keyboard mulai menggunakan port USB, bahkan ada beberapa keyboard yang saat ini bisa digunakan dengan cara wireless alias tanpa kabel.

Peresmian QWERTY oleh ISO

Pada akhirnya, keyboard hasil acak – mengacak ini pun diterima secara luas, dan mulai dipatenkan. Pada tahun 1973, format keyboard, dengan susunan huruf qwerty diakui oleh organisasi standarisasi dunia (ISO) menjadi format standar pada sebuah papan ketik atau keyboard.

Dengan diresmikan dan juga dipatenkannya QWERTY sebagai standar dari sebuah keyboard, maka hal ini pun berujung pada munculnya perangkat terutama mesin tik yang menggunakan keyboard degnan format QWETY. Pada tahun 1960 hingga 1970-an pun juga menjadi salah satu era berlembangnya komputer dan juga mulai banyak digunakannya komputer secara luas, berkat perkembangan dari jaringan komputer. Maka semakin populerlah keyboard dengan format QWERTY sebagai alat input pada komputer.

Meskipun memilki format yang sama, namun demikian, pastilah penggunaan keyboard pada mesin tik dan juga komputer memiliki perbedaan yang jauh, kaena fungsi dari keyboard komputer jauh lebih kompleks dan bisa digunakan untuk banyak kepentingan, tidak hanya untuk melakukan proses pengetikan semata.

Senin, 05 April 2021

ARITMATIKA INTEGER

  1. 1
    Mulailah dengan membuat tabel. Tulislah bilangan-bilangan pangkat dari bilangan pokok dua di dalam “tabel bilangan pokok 2” dari kanan ke kiri. Mulailah dari 20, tulislah sebagai “1”. Naikkan pangkatnya dengan 1 untuk setiap pangkat. Lengkapi tabel sampai Anda mendapatkan sebuah bilangan yang paling dekat dengan bilangan dari sistem bilangan desimal yang Anda hitung. Untuk contoh ini, marilah melakukan konversi bilangan desimal 15610 menjadi bilangan biner.
  2. Gambar berjudul Convert from Decimal to Binary Step 6
    2
    Carilah bilangan dengan pangkat terbesar dari bilangan pokok 2. Dari tabel itu, pilihlah bilangan terbesar yang sama atau lebih kecil dari bilangan yang akan dikonversi. Bilangan 128 merupakan bilangan dengan pangkat terbesar dari bilangan pokok 2 dan juga lebih kecil dari 156, jadi tulislah sebuah angka “1” di bawah kotak ini di dalam tabel, di mana angka terbesar dari tabel berada di sebelah kiri (lihat tabel pada gambar di atas). Lalu kurangkan 128 dari bilangan awal, maka akan didapat: 156 – 128 = 28.
  3. Gambar berjudul Convert from Decimal to Binary Step 7
    3
    Lanjutkan ke pangkat berikutnya yang lebih kecil dalam tabel itu. Dengan memakai bilangan baru itu (28), lanjutkan menelusuri tabel dari kiri ke kanan sambil memeriksa bilangan-bilangan tersebut, apakah sama atau lebih kecil dari bilangan baru. Bilangan 64 tidak lebih kecil dari 28, jadi tulislah angka “0” di bawah kotak bilangan 64. Lanjutkan sampai Anda menemui bilangan yang sama atau lebih kecil dari 28.
  4. Gambar berjudul Convert from Decimal to Binary Step 8
    4
    Kurangkan setiap bilangan yang sama atau lebih kecil dari bilangan baru secara terus menerus, dan tandai dengan angka “1” di bawah kotak untuk bilangan yang sesuai. Bilangan 16 lebih kecil dari 28, jadi tulislah angka “1” di bawah kotak bilangan 16 dan kurangkan 16 dari 28, sehingga Anda mendapatkan bilangan baru 12. Bilangan 8 lebih kecil dari 12, jadi tulislah angka “1” di bawah kotak bilangan 8 dan kurangkan 8 dari 12 untuk mendapatkan bilangan baru 4.
  5. Gambar berjudul Convert from Decimal to Binary Step 9
    5
    Teruskan sampai mencapai akhir tabel. Ingatlah untuk menandai dengan angka “1” di bawah setiap kotak untuk bilangan yang sama atau lebih kecil dengan bilangan baru, dan angka “0” di bawah setiap kotak untuk bilangan yang masih lebih besar dari bilangan baru.
  6. Gambar berjudul Convert from Decimal to Binary Step 10
    6
    Tulislah jawaban bilangan biner itu. Angkanya akan persis sama dari kiri ke kanan dengan deretan angka “1“ dan “0” di bawah tabel. Seharusnya Anda mendapatkan hasil 10011100. Ini adalah bilangan biner ekuivalen dari bilangan desimal 156. Atau bila ditulis dengan subskrip: 15610 = 100111002.
    • Pengulangan cara ini dapat membuat Anda mengingat bilangan-bilangan pangkat dari bilangan pokok dua, sehingga Anda bisa melewatkan langkah 1.

  7. OperatorPenjelasanContoh
    +Penambahan2 + 3 = 5
    –Pengurangan5 – 2 = 3
    *Perkalian2 * 3 = 6
    /Pembagian (real/pecahan)14 / 4 = 3.5
    divPembagian (integer/angka bulat)14 div 4 = 3
    modSisa hasil bagi14 mod 4 = 2

    Operator Aritmatika Unary:

    OperatorPenjelasanContoh
    +Positif (plus)+5
    –Negatif (min)-3

CONTOH CACAT SISTEM YANG TERSEMBUNYI

Kerugian Kecelakaan Kerja (Teori Gunung Es Kecelakaan Kerja)  Kerugian kecelakaan kerja diilustrasikan sebagaimana gunung es di permukaan la...